[If a miracle were to happen here, I would show you right away. The new morning, who I’ll be from now on. And the words I never said:”I love you.”]..., itulah sepengal lirik lagu yang mengugah hati untuk menulis beberapa curahan hati yang tak terkatakan karena ketidakmampuanku untuk membicarakannya, aku hanyalah seorang laki-laki yang tak bisa mengucapkan namanya sendiri untuk mendapatkan nama perempuan yang sedang berada ada didepanku, hanyalah seseorang yang sangat
dapat diandalkan oleh orang lain namun tidak untuk diri sendiri, rasanya sangat tragis sekali bukan?, namun begitulah yang terjadi dengan diriku, kenapa sangat susah sekali untuk bisa dekat dengan perempuan, dekat bisa namun untuk bisa memiliki. Persentasenya sangat kecil sekali, perempuan cantik hanya bisa dilihat namun tak bisa dimiliki., itulah hal yang sering keluar dalam pikiranku, when I see the girl that can interested me a little..,[How many more pains do I have to suffer, to meet you once again?], berapa lama lagi aku harus menahan rasa sakit yang ada didalam hati ini untuk dapat bertemu denganmu, orang yang telah ditakdirkan oleh Tuhan untukku, berapa lama lagi aku harus bertahan, bisakah kau mengatakannya, give me a hint please.., aku berharap adanya keajaiban yang datang untuk menghampiriku, aku telah berusaha untuk mencarinya, namun apa daya diriku yang serba kurang ini, dengan apa aku bisa untuk membuatmu dapat tertarik dengan diriku yang begini adanya. [I’m always searching, for your figure to appear somewhere. On the opposite platform, in the windows along the lane. Even though I know you couldn’t be at such a place. If my wish were to come true, I would be at your side right away. There would be nothing I couldn’t do I would put everything on the line and hold you tight], itulah yang aku lakukan setiap hari didalam perjalanan hidup yang telah aku lewati dari hari ke hari, musim yang satu ke musim yang lain, aku selalu mencari di setiap celah yang aku lalui, dan aku selalu berharap bahwa suatu hari harapan ku menjadi kenyataan suatu saat, dan jka saat itu tiba aku pastikan bahwa aku akan memegang tanganmu dengan sangat kuat namun itu takkan menyakitkanmu, aku akan membawamu melewati semua hal yang dapat menghalangi perasaan yang ada pada diri kita.[If I just wanted to avoid loneliness, anybody would have been enough.], IYA!!, jika tujuanku hanya untuk menghindari apa yang dinamakan dengan kesepian, rasa sedih yang disebabkan oleh kesendirian. Semua orang dapat melakukannya, tetapi hanya dirimulah yang dapat mengerti semua yang telah aku lalui, disaat semua orang menyalahkanku, kau datang dengan suara yang lembut, mengangkatku dari keterpurukan yang ada, ketila semua orang pergi meninggalkanku disaat aku membutuhkan, kau selalu setia berada disampingku, disaat susah maupun senang, [If our lives could be repeated, I would be at your side every time. I would want nothing else, beside you, nothing else matters], dan jika benar begitu, maka aku akan selalu berada di sampingmu, karena di dekatmu, takkan ada hal dapat membuatku untuk merasakan sakit yang tak berujung itu lagi...
-FIN-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar